Belajar Berclodi untuk Mokka

Tentang clodi, sebenarnya sudah cukup lama aku tertarik untuk mencoba berclodi. Pertama karena saat itu aku merasa jengah pada sampah pospak, kedua karena aku melihat clodinya @wulanrussell kok kece banget ya di Alaska hahaha, warnanya tuh adem-adem (perasaan tiap aku cek ecommerce kok pada rame gitu motifnya). Kemudian setelah sekian lama tertarik itu, semakin lama kok ya semakin kepikiran, dan semakin deg-deg an juga. Rasanya antara excited dan khawatir, kalau nantinya kejadian aku sampe beneran nyoba berclodi, apakah sanggup?

Qadarullah dipertemukanlah aku dengan kelas online tentang clodi dengan narasumber Canny Vernon. Sharing dari Canny dan Mbak Muriel (moderator kulwapnya sekaligus fouder ZWID) begitu ngena di hatiku karena disampaikan dengan tanpa menggurui, serta teman-teman di grup tersebut juga sangat merangkul newbie, mereka yang sudah pada pro berclodinya pun dengan humblenya masih pada mau merespon pertanyaan receh tentang clodi dari aku. Di kelas itulah aku makin memantapkan hatiku untuk mencoba berclodi. Alhamdulillah investasi Rp 20.000 untuk ikutan kelasnya benar-benar literally investasi karena dengan dua puluh ribu itu aku jadi akan bisa saving beeerrkali-kali lipat dari 20rb, karena impactnya ga hanya ke cutting budget buat beli pospak, tapi aku jadi belajar juga buat menghindari tisu dan cottonball, dan belajar belanja dengan penuh pertimbangan, sehingga bisa mengurangi list dan budget belanja yang lain-lain jugaa!

Tapi sesungguhnya, buatku pribadi berhemat sejak berclodi itu adalah bonus, bukan tujuan. Faj adalah suami yang selalu ingin meringankan pekerjaanku, khawatir aku kesulitan dengan tambahan seseheun (cucian -red) jadi memang kami membudgetkan untuk pembelian pospak tiap bulan.
So tujuannya apa dong mencoba berclodi? Save the earth? Hmm aku belum se hero itu rasanya. Masih jauhhh. Sedih sih karena ternyata yang bisa menyentilku untuk beneran mulai berclodi bukanlah rasa peduli pada buminya, melainkan keegoisanku.
Pertama karena banyak testimoni bahwa clodi mempermudah proses toilet training. Kedua karena Canny bercerita kalau apa yang kita buang, bisa jadi akan kembali lagi ke piring kita. Oh noo. Ga mau aku kalo sampe anak-anakku kelak di makanannya terdapat hasil rantai sampah yang aku buang sendiri 🥺 Sampah pospak terutama, yang berdasarkan materi dari Canny, bahan-bahan yang dipakai dalam pembuatan pospak banyak yang termasuk bahan berbahaya, dan merupakan salah satu jenis sampah yang paling sulit teurai 😦

Lalu gimana setelah mencoba berclodi, sanggup? InsyaAllah. Banyak pe er nya sih. Ga usah disebut pe er nyeseuh na mah lah yaa hahaha tapi sebelum itu ada banyak pe er yang harus dipahami tentang perclodian. Istilah-istilahnya, perawatannya, tipe-tipenya, merk-merknya hahaha daan lain-lain. Tapi buatku pribadi, instead of merasa berat dan bingung dengan hal-hal yang menyangkut clodi, justru itu malah meningkatkan curiosity ku yangmana menjadikan hari-hariku lebih berwarna karena harus terus menerus mencari tau dan belajar aaalll about clodi. Plus aku jadi sangat senang sharing juga di socmed tentang clodi, karena aku ingin memudahkan dan menebar semangat pada circle ku yang ingin tau tentang clodi juga. Yangmana hal tersebut membuat hari dan hatiku terasa lebih bermakna hehehe.

Dan yang paling penting adalah, setelah memulai berclodi, aku merasa begitu tenang setiap kali bisa memakaikan Mokka clodi instead of pospak.
Dan amazenya lagi adalah aku sampai hari ini belum (mudah-mudahan tidak akan pernah) merasa keberatan dengan cucian clodi. Alhamdulillah.. Thanks to Faj pastinya karena diam-diam dia begitu mendukungku yang semangat belajar berclodi ini 🤎

Terakhir, yang selalu ku ingat juga adalah pesan Canny tentang jangan memaksakan diri untuk berclodi. Berclodilah saat siap. Jangan sampai clodi jadi memberatkan 🙂

Sekian curahan hatiku tentang clodi kali ini. Terima kasih banyak yaaa yang sudah baca. Until next timeeee.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s